Merangin
| fokusinfo.com : Baru tiga bulan bekerja sebagai penambang emas di salah satu
wilayah di Kabupaten Merangin, Mamat warga asal Pati Jawa Tengah, telah
berhasil mengirimkan uang jutaan untuk keluarganya di Jawa.
Kepada
media ini, Mamat mengaku dirinya beserta puluhan tenaga kerja lainnya sengaja
didatangkan dari Jawa oleh seorang bernama Kempleng, untuk melakukan aktivitas
pertambangan emas di Merangin.
‘’Tiga
bulan yang lalu kami dibiayai hingga bisa tiba di Merangin, rombongan yang
bersama saya ada 60 orang. Kami dibagi tugas mengoperasikan 10 unit mesin
dompeng milik Pak Kempleng di dua lokasi,” kata Mamat.
Mamat
menceritakan, sebelumnya dirinya hanya bekerja serabutan di daerah asalnya.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dirasa kesulitan. Namun setelah bergabung
menjadi karyawan Kempleng, perlahan ekonomi keluarganya mulai stabil. Mamat
mengenal Kempleng karena satu daerah. Kesaksian Mamat, Kempleng merupakan orang
yang sukses di daerahnya itu sehingga tidak sedikit orang yang ingin mengikuti
jejak Kempleng.
‘’Kami,
khususnya saya sangat berterimakasih kepada Pak Kempleng telah memberikan
pekerjaan ini. Alhamdulillah selama ini selesai timbang, saya sering
mengirimkan uang kepada keluarga. Paling tinggi sebesar Rp.10 juta. Tapi pernah
juga saya tidak kirim saat pertambangan tidak mendapatkan emas, namun Pak
Kempleng mananggulanginya,” cerita Mamat bersyukur.
Baca
Juga : 7 Set Mesin Dompeng Beroperasi di Tambang Baru. Nama ‘Kempleng’Disebut-sebut.
Meski
demikian, Mamat juga menyadari aktivitas yang mereka lakukan itu tanpa
mengantongi izin dari pihak terkait, sehingga kegiatan itu kerap menjadi buruan
para penegak hukum. Dalam konteks itu Mamat mengatakan semua yang terjadi di
lapangan tidak lah tanggung jawab Kempleng, tapi adalah tanggung jawab para
pekerja itu sendiri.
‘’Tidak
ada jaminan dari Pak Kempleng apabila kami tertangkap para penegak hukum. Kami
menyadari itu. Ya anggaplah resiko pekerjaan. Yang jelas harus selalu waspada
saat bekerja,” ungkapnya.
Menurut
pengamatan Mamat selama melakukan aktivitas pertambangan, dari 1 set mesin
dompeng milik Kempleng bisa memperoleh rata-rata 10 gram emas perhari. Berdasarkan itu,
analisis media ini, bila 1 unit mendapat 10 gram emas dikalikan 10 unit mesin
dompeng maka dalam satu hari usaha pertambangan milik kempleng bisa mendapatkan
100 gram atau 1 ons emas. Harga emas paling bawah saat ini Rp.800 ribu / gram.
Jadi bila dikalikan dengan 1 ons emas maka dalam satu hari Kempleng mampu
mencetak uang Rp.80 juta yang artinya dalam satu bulan Kempleng bisa menyedot 3
kg emas dan meraup uang dari perut bumi Merangin hingga Rp.2,4 milyar. (*)
Reporter
: TimInvestigasi
Redaktur
: TopanBohemian