• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Mashuri : Guru Kontrak Wajib Ngajar 24 Jam




Malas mengajar Kontraknya Diputus 

Fokusinfo.com BANGKO – Pasca pencairan honor gaji guru kontrak beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Mashuri, menghimbau agar guru kontrak yang menerima gaji tersebut wajib mengajar 24 Jam.  
“Bagi guru kontrak yang sudah menerima gaji jangan bermalas-malasan. Semuanya wajib mengajar 24 jam,”tegasnya.
    Dikatakan Mashuri, guru kontrak yang dianggarkan pembayaran honor dari pemerintah daerah itu sama-sama mempunyai kewajiban yang sama terhadap guru PNS. Hanya saja jelas Mashuri, guru PNS masih menerima gaji saat pensiun. Sedangkan guru kontrak tidak menerima pensiun.
    “kalau masalah honornya, (guru kontrak) itu tergantung kemampuan daerah,”ujarnya.      “Kami harap guru kontrak disetiap sekolah rajin mengajar. Jangan terprovokasi hal-hal yang tidak baik, sehingga mengorbankan anak didik,”jelasnya.
    Dalam surat perjanjian kotrak daerah, lanjutnya, disana juga sudah tertera bahwa guru kontrak wajib mengajar 24 jam. Menurutnya, apabila guru tersebut jarang mengajar maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas.
    “Bisa saja guru kontrak itu yang malas mengajar kita putus kontraknya. Sekali lagi saya garis bawahi siswa datang kesekolah harus dipasilitasi. Jika jam masuk, guru harus siap langsung mengajar. Apalagi anak yang hendak belajar ketika mendengar situasi sekolah tidak kondusif, jangan salahkan anak belajar asal-asalan,”terangnya.
    “Hidup didunia ini kita semua harus saling menyadari dan hanya sementara. Apabila ilmu yang kita berikan bermamfaat, maka amal jarinyahnya sangat luar biasa,”tambahnya.   
    Disamping itu ia menjelaskan ditahun 2017 pengelolaan SMA/SMK diambil alih Provinsi. Untuk itu tambah Mashuri, guru yang belum dikontrak akan diusulkan ke pemerintah Provinsi.
    “Usulannya sudah disampaikan ke Dinas Provinsi. Kebutuhan guru sesuai prodi dan jurusannya masing-masing. Misalkan di SMK ini ada 17 guru yang diusulkan mungkin bisa saja 8 guru yang diterima. Sebab pengangkatan guru ini sesuai kebutuhan,”jelasnya.
    “Informasi yang kita terima ada 9.780 guru yang diusulkan. Namun kita belum tahu apakah terkaper jumlah tersebut untuk dibayarkan honornya. Nanti kita akan sering dulu pada pemerintah daerah,”tutupnya.(yaz)


Share:

Diduga Kepsek SD 124 Koto Baru Bisnis Buku LKS


FOKUSINFO.COM - TABIR LINTAS : Praktek Jual beli buku Lembar Kegiatan Siswa (LKS) masih saja terjadi di dunia pendidikan Kabupaten Merangin. Seperti yang terjadi di SD 124/VI Koto Baru. Dimana, disekolah ini buku LKS dijual secara terang-terangan kepada siswa. Tak tangung-tanggung, dengan beraninya pihak sekolah menjual buku LKS berlabel salah satu perusahaan buku ternama. Padahal sebelumnya, pihak Dinas Pendidikan Merangin melarang keras pihak sekolah dengan alasan dapat dianggarkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Kecurigaan publik pun muncul dan wali murid mempertanyakan apa sebenarnya yang terjadi dibalik bisnis buku LKS yang dikepalai Mawarna itu. Bahkan salah seorang wali murid yang enggan disebut namanya mengatakan, buku tersebut dijual kepada siswa mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6. Dimana menurut keterangannya, perexemplarnya buku LKS dijual seharga Rp.7.000.
 “Ya, anak kami disuruh membeli buku LKS sebanyak 5 exemplar. Jika dikalikan  5 sudah Rp.35 ribu yang kami keluarkan. Padahal disekolah lainnya buku itu digratiskan,”katanya.
Tak hanya itu, berdasarkan keterangan wali murid lainnya, anaknya yang sekolah disekolah setempat mulai dari kelas 1 hingga 6 tidak pernah berhenti untuk membeli buku. Menurutnya pihak sekolah tidak pernah memikirkan ekonomi keluarga miskin.
“kadang saya bertengkar sama anak saya. Mulai dari kelas 1 sampai 6 kami beli buku terus. Kami ini orang tidak mampu untuk makan sehari-hari saja kami susah,”sebutnya.
Terpisah, Kepala SD 124/VI Koto Baru, Mawarna, saat dihubungi via telpon membantah bahwa pihaknya tidak menjual Buku LKS tersebut.
“Tidak ada itu,”singkatnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin melalui Kabid Dikdas Jamaluddin mengatakan, pihaknnya akan memanggil kepala sekolah setempat untuk diminta keteragannya.
“Ya, kita akan panggil kepala sekolah tersebut (Mawarna) jika perlu kita akan turun kelapangan,”katanya.  
“Kami selalu menekankan agar sekolah jangan membebani siswa untuk membeli buku cetak. Apalagi buku LKS. sebab, Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) bisa digunakan untuk membeli buku itu,”tambahnya.
Disebutkannya, proses pembelajaran harus lancar,tanpa ada pungutan siswa dengan alasan beli buku ataupun foto kopi buku tidak diperkenankan.
‘’Gunakan saja dana BOS, saat pencairan triwulan I dan triwulan II untuk beli buku atau foto kopi, tidak ada alasan memungut dari siswa,” tegasnya.
 Menurut Jamal, yang juga Manager Dana BOS, penggunaan Dana BOS untuk keperluan buku memang ada aturannya yakni maksimal lima persen dari total dana yang diterima dalam satu tahun anggaran.
 ‘’Kepala sekolah diminta berkoordinasi dengan komite dan konsultasi dengan Manajer BOS, kemudian juga bisa dibaca dipetunjuk dana BOS sehingga tidak menimbulkan persoalan nantinya.itu kan ada 13 item petunjuk BOS nya termasuk pembelian buku,” sebutnya.
  Di sisi lain, selaku Manager Dana BOS tingkat SD dan SMP, Jamal mengatakan, dana BOS 2016 untuk tingkat SD Rp. 800 ribu per siswa, dan SMP Rp 1 juta persiswa, itulah besaran yang diterima dan dikelola sekolah sesuai dengan jumlah siswa.(redaksi)
         
         

Share:

Penggunaan TKD Tabir Rancu

  • Kades dan Lurah Belum Melaporkan Secara Rinci Penggunaan TKD 
  • Rawan Masuk Kantong Pribadi
Fokusinfo.com-TABIR : Kapasitas kemandirian yang harus dimiliki setiap desa. Menurut  Undang-Undang No 5 Tahun 1979, salah satu pendapatan asli desa yang digunakan untuk menyelenggarakan pemerintahan desa, baik untuk anggaran rutin maupun anggaran pembangunan desa.(yaz) – Pengelolaan dana Tanah Kas Desa (TKD) di Kecamatan Tabir tampaknya belum jelas. Dari 5 Kelurahan dan 6 Desa yang ada di Kecamatan setempat belum melaporkan secara rinci penggunaan Dana TKD yang semestinya dilaporkan setiap bulannya kepemerintah setempat. Hal ini justru menimbulkan kecurigaan kepada aparatur pemerintahan desa yang sengaja memamfaatkan dana TKD untuk kepentingan pribadi melainkan bukan untuk kepentingan desa.
    Hal ini dibenarkan Camat Tabir Akmal Zen. Ia mengatakan, pengelolaan TKD yang tidak jelas tidak hanya terjadi di Kecamatan Tabir. Akan tetapi juga terjadi dikecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Merangin. Menurutnya, TKD dikelola oleh pemerintahan desa untuk kesejahteraan pelaksanaan kegiatan desa dan pembangunan yang ada didesa tersebut.
    “Memang pengelolaan TKD masih simpang siur. Laporan memang ada ke kita akan tetapi penggunaan dana diperuntukkan untuk apa mereka (kepala desa/Lurah) tidak melaporkan,”katanya.
    Dikatakan Akmal Zen, penggunaan dana TKD seharusnya dilaporkan setiap bulan kepada pemerintah kecamatan. Namun yang terjadi saat ini laporan hanya sebatas formalitas pejabat desa tanpa menjelaskan secara rinci penggunaan dana tersebut.
    “Misalkan pendapatan TKD sebulan Rp.5 Juta itu harus dilaporkan apa saja penggunaannya. Seperti belanjapegawai, kegiatan administrasi desa, biar semuanya jelas. Setelah itu baru dirapatkan bersama BPD tentang rancangan kegiatan pembangunan desa selanjutnya,”terangnya.
    “Kalau hasil TKD di desa tersebut meningkat dapat dilakukan pengembangan TKD misalnya dengan membeli kebun karet, sawit, sawah, dan lain sebagainya,”tambahnya.
    Terkait hal ini kedepan pihaknyaberencana konsultasi kepada instansi terkait (BPMPD) Merangin untuk menertibkan pengelolaan TKD yang ada di Kecamatan Tabir. Menurutnya, tidak melapornya pemerintahan desa kepada pemerintah Kecamatan jelas menyalahi aturan yang berlaku.
“Kalau tidak ada upaya dan langkan pemerintah Merangin untuk menertibkan TKD, kedepan kita akan langsung mengecek kelapangan apakah ada TKD atau tidak dan pengelolaannya digunakan untuk apa saja,”sebutnya.
    “Apapun kegiatan di desa harus melaporkan ke Pemerintah Kecamatan. Jangan menggunakan dana TKD hanya untuk kepentingan pribadi.  kedepan kita akan menertibkan pengelolaan TKD tersebut,”tegasnya.(yaz)
Seperti diketahui, keberadaan tanah kas desa sebagai salah satu dimensi otonomi desa dalam kapasitas kemandirian yang harus dimiliki setiap desa. Menurut  Undang-Undang No 5 Tahun 1979, salah satu pendapatan asli desa yang digunakan untuk menyelenggarakan pemerintahan desa, baik untuk anggaran rutin maupun anggaran pembangunan desa. (yaz)
Share:

Asyiknya, H Al Haris Panen Pisang di Kebun Karang Taruna

Bangko-Bupati Merangin H Al Haris kemarin (14/9) panen pisang di kebun milik Karang Taruna Porsebta, Desa Mekar Jaya Kecamatan Tabir Selatan. Pisang jenis ambon itu, buahnya cukup bagus, berkat perawatan para anggota karang taruna desa tersebut.
Bupati mengaku sangat bangga dengan para anggota Karang Taruna Porsebta yang sukses mengembangkan perkebunan pisang. ‘’Pemuda harus kreatif dan inovatif, seperti yang dilakukan karang taruna dengan menanam pisang ini,’’ujar Bupati.
Di kebun pisang yang luasnya sekitar tiga hektar itu jelas bupati, dalam waktu dekat akan digelar pertemua Karang Taruna se-Provinsi Jambi. Untuk itu, bupati minta berbagai persiapan harus sudah dilakukan sejak dini.
Kabupaten Merangin lanjut bupati, akan menjadi pusat perhatian para generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna. Ratusan karang taruna dari berbagai kabupaten-kota di Provinsi Jambi akan tumpah ruah di Desa Mekar Jaya.
‘’Saya sangat memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan positif para karang taruna. Jadi kegiatan karang taruna itu tidak hanya dibidang olah raga, tapi juga pertanian dan bidang-bidang lain yang menghasilkan,’’terang Bupati.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, bupati yakin para generasi muda yang tergabung dalam karang taruna akan terhindar dari bahaya pengaruh narkoba. Sebab tegas bupati, generasi muda yang sukses adalah genarasi muda yang terhindar dari pengaruh narkoba.
‘’Berapa ribu anak muda yang meninggal sia-sia setiap tahunnya karena pengaruh bahaya narkoba.Untuk itu saya minta para pemuda untuk mencari berbagai kesibukan positif,syukur-syukur yang bisa menghasilkan agar jauh dari narkoba,’’pinta Bupati. (Redaksi)
Share:

Setelah 10 Tahun Tak Tersentuh Listrik, Kini SMP 42 Merangin Merdeka






TABIR – Penantian panjang SMP Negeri 42 Merangin yang tidak memiliki listrik berakhir sudah. Betapa tidak, sekolah yang berdiri tahun 2007 itu kini sudah teraliri listrik. Hal ini dibenarkan kepala sekolah SMP Negeri 42 Merangin Juni Mariana saat ditemui fokusinfo.com beberapa waktu lalu. ia mengatakan, masuknya jaringan listrik kesekolahnya sejak sebulan lalu.
    “Ya, usaha dan kerja keras kita selama ini membuahkan hasil. listrik sudah masuk kesekolah ini,”katanya.
    Ia mengatakan, masuknya jaringan listrik kesekolah tersebut sangat membantu aktifitas belajar mengajar disekolah. Terlebih menurut dia, kegiatan sekolah yang berhubungan dengan listrik. Pihaknya tidak perlu lagi keluar sekolah untuk mengerjakan pekerjaan sekolah seperti menggunakan computer dan penerangan lampu dimalam hari.
    “kalau sebelumnya kami repot selalu keluar sekolah untuk menyelesaikan pekerjaan disekolah. Tapi sekarang tidak semua pekerjaan kantor bisa diselesaikan disekolah ini,”jelasnya.
    Seperti apa upaya yang dilakukan pihaknya terkait persoalan ini, ia menyatakan bahwa sebelumnya pihak sekolah tak henti-hentinya mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah. Bahkan pihaknya telah membeli Kwh listrik untuk sekolah ini.  
    “awalnya kita mengirimkan proposal dan meminta bantuan kepada pemerintah Merangin. Ternyata permintaan kami direspon positif oleh pemerintah. Kami sangat senang dengan adanya listrik ini sekolah semakin maju dan berkembang,”terangnya.
    Seperti diketahui sebelumnya sekolah ini tidak memiliki listrik semenjak berdiri tahun 2007 lalu. berkat kegigihan kepala sekolah dan seluruh majelis guru jaringan litrik yang awalnya tidak masuk kesekolah sudah teraliri. Bahkan hal ini terwujud sewaktu kepemimpinan Juni Mariana S.pd.(Yazdi)        

     
Share:

Aduh, Udah Ketangkap Basah di Talak lagi.

Terjadi di Batanghari

Fokusinfo.com-BATANGHARI : Berakhir Sudah Kisah Asmara Sepasang kekasih RI (36), Warga Desa Peninjauan dan ZB (34), warga desa Buluh kasap. Kedua sepasang kekasih yang diduga telah menjalin hubungan asmara beberapa bulan tersebut di pergoki oleh warga desa Buluh kasap kec. Maro sebo ulu, Senin (11/10), pukul 23.00 wib. Kini Kedua Sepasang kekasih yang juga diketahui Masing-masing telah memiliki Istri dan suami.
  Awal mula kejadian tersebut pukul 21.00 Wib  SB (37) , menemukan sang istri tidak berada dirumah, sang suami yang juga sudah lama menaruh curiga terhadap sang istri untuk mencari tahu pada warga apa yang telah di lakukan sang istri hingga pukul 22.10 WIB sang istri juga belum pulang . SB pun Mendapatkan informasi dari warga  sekitar,  Bahwasanya sang istri pergi bersama pria yang tidak dikenal sama sekali oleh warga, Sang suami pun meminta kepada warga sekitar untuk menyelidiki sang istri untuk mengungkap kebenaran warga tersebut.
 Malam pun terus berlarut, tepat pada pukul 22.50 WIB  sang suami dan warga pun  melihat ZB diantar salah seorang pria yang tidak dikenal,  Sang suami dibantu Warga yang sedang berada dilokasi pun langsung mempergokinya  terjadilah  cekcok antar Waga dan pria tersebut. tapi disela cekcok Pria tersebut juga tidak mengakui bahwasanya ada hubungan Asmara dengan ZB, Pria tersebut malah berdalih mengatakan bahwasanya ia hanya sebagai tukang ojek yang mengatar ZB pulang, Namun pria itu kaget,  ZB yang telah panik pun langsung mengakui bahwasanya mereka ada hubungan asmara bersama sang pria.SB suami ZB Langsung memuncak kemarahannya, ZB  pun langsung di talak tiga oleh suaminya. Takut terjadinya amukan warga, Kedua pasangan kekasih tersebut langsung di bondong ke rumah kepala desa untuk diselesai kan secara adat. di  "Kita sedang nongkrong dipinggir jalan, kami kaget Zb istri SB kok diantar sama cowo yg kami juga tidak mengenalnya. Kami pun langsung mempergok kedua orang itu. Takut warga ngamuk kami langsung baw kerumah kepala desa." Ungkap salah seorang warga ke awak media FIj.
  M. Zuhri Selaku Kades Buluh Kasap mengatakan,  Benar adanya Kejadian tersebut, kedua pelaku sudah kita selesai kan secara adat. "Yang Laki-laki kita denda secara adat cuci kampung berupa uang 4 juta rupiah,  Sedangkan Yang perempuan kita usir dari kampung, karena itu memang sudah aturan dan adat di desa kita." Ungkapnya (Satria)

Share:

Herman Efendi Tuturkan Visi Merangin SEHAT.

Siap Tarung Pilkada Merangin 2018.

Herman Efendi, ST.MM. Bakal calon Bupati Merangin mulai mempersiapkan visi maju Pilkada 2018 mendatang. Meskipun tergolong pendatang baru namun semangat Herman Efendi, atau yang lebih akrab dipanggil Bang Fendi itu terbilang luar biasa.
Ketika dibincangi fokusinfo.com, beberapa waktu yang lalu Bang Fendi membeberkan potongan wacana visi yang akan diwujudkan  ke tengah masyarakat Merangin kelak.
"Alhamdulillah kita sudah mendapatkan visi untuk pembangunan Merangin ini. Tapi masih berbentuk draf, nanti dikembangkan lagi bersama tim," kata Bang Fendi.
Diinformasikannya, visi yang dimaksud adalah Merangin SEHAT yaitu Sejahtera, Efisien, Hemat, Aman dan Tenteram. 
"Awal ini, visi seperti itulah yang dibutuhkan masyarakat," tuturnya Dijelaskan Fendi, untuk bisa mendapatkan ide visi tersebut bukanlah seketika atau imajinasi pengolahan kata kata, namun dirinya beserta tim telah melakukan survei ke tengah masyarakat Merangin ala gerilya.
"Jauh hari kami sudah melakukan survei kepada masyarakat, apa sih yang sebenarnya masyarakat kita itu inginkan. Hasilnya kami rembug bersama tim inti," terang nya.
Lalu kapan visi sekaligus misi tersebut akan ditetapkan secara formal ? Menjawab itu Bang Fendi mengembangkan senyum manisnya. 
"Insyaallah dalam waktu dekat ini," singkatnya. (REDAKSI)
Share:

Polres Merangin gelar Rekonstruksi Pembunuhan Berencana.


Share:

2,5 Jam Gadis Menenteng-nenteng Botol Infus di RSD Abundjani Bangko.



Gadis Menenteng-nenteng infus yang tidak lagi berfungsi

  • Infus non fungsi, Jarum masih menusuk
  • Perawat : Bayar dulu baru infus dibuka 
  • Berman Saragih : Itu peristiwa biasa.

Kemungkinan untuk menegakkan sistim managemen keuangan yang kuat pihak RSD Kol Abunjani Bangko benar-benar menerapkannya kepada para pasien.

Hal itu dialami Gadis (51), karena belum membayar tagihan dirinya terpaksa menenteng infus selama 2,5 jam. Ironisnya infus itu tidak berfungsi lagi alias infus telah dimatikan. Dan perlu dicatat, Gadis bukanlah dari golongan orang tidak mampu, keterlambatan membayar tagihan juga dikarenakan keterlambatan pemberian struk tagihan oleh pihak RSD itu sendiri.  

Kejadiannya bermula saat Gadis menggunakan jasa tukang ojek untuk transportasinya pada kamis, 8 September 2016. Ditengah perjalanan sepeda motor ojek yang ditumpanginya ditabrak dari belakang. Panik, masyarakat yang berada di tempat kejadian langsung membawa korban ke RSD Abundjani.

Demi kenyamanan dan kesehatan Gadis, pihak keluarga menyarankan agar Gadis di inapkan di RS. Tentu saja sebelumnya telah dilaksanakan rontgen di Rumah Sakit Swasta yang ada di Merangin karena alat rontgen di RSD Abundjani rusak tersambar petir. Untuk melakukan itu Gadis terpaksa bolak balik.

Mira, putri Gadis mengatakan dalam satu malam inap hanya sekali perawat datang cek kondisi seraya menukar infus. Setelah itu pada pagi harinya perawat datang kembali bersama dengan dokter.

‘’Setahu saya hanya satu kali perawat datang ke ruang ibu saya. Itupun sebatas ganti infus,” kata Mira.

Setelah diperiksa oleh Dokter, saat itu pula Gadis diperbolehkan pulang dan saat itu juga infus di nonaktifkan oleh perawat, namun hanya dimatikan kerannya saja, jarum belum dicabut. Ketika Mira dan keluarga lainnya bertanya perawat  bilang pencabutan infus harus menunggu pelunasan biaya administrasi.

Yang mira sayangkan, kenapa tidak langsung dicabut jarum infus tersebut. jadi selama menunggu proses keluarnya tagihan pembayaran dan menyediakan uang pembayaran Gadis harus menenteng nenteng botol infus yang sudah tidak diperlukan lagi.

Sementara itu keluarga yang lain mengomentari perlakuan tersebut tidak wajar karena yang menjadi jaminan adalah pasien .

‘’Memangnya kami mau lari dari sini, tidak lah. Ini tidak wajar, karena pasien dijadikan jaminan. Bagaimanan jka nanti timbul reaksi alergi, emboli udara, infeksi, edema paru-paru pada pasien. Kan jadi gawat lagi tu..” ungkap keluarga Gadis itu seraya memperlihatkan artikel di google soal keterlambatan membuka infus.

Sementara itu Direktur RSD Abundjani, Birman Saragih merespon enteng soal peristiwa tersebut. Menurunya hal itu biasa dilakukan pihaknya kepada para pasien yang belum melunasi tagihan.

‘’Itu biasa dilakukan. Tapi bukan perintah saya loh,” kata Birman Saragih via telpon pribadinya.(dea)




Share:

B-Clean Berikan Pelayanan Prima


 Utamakan Kebersihan Kendaraan

BANGKO - Kehadiran B-Clean yang berlokasi di Jalan Kesehatan Pematang Kandis Bangko, merupakan solusi yang tepat bagi anda pengguna jasa cucian. Pasalnya, disini konsumen tidak hanya mendapatkan kendaraan yang bersih, akan tetapi juga mendapatkan pelayanan memuaskan.
Suryono selaku pengelola cucian B-Clean mengatakan, kehadiran cucian B-Clean sejak beberapa bulan lalu. meskipun terbilang baru, antusias pelanggan terus berdatangan, baik dalam kota Bangko, hingga dipenjuru desa. Menurutnya, hadirnya cucian B-Clean sangat direspon masyarakat terlebih kalangan yang ingin memanjakan kendaraannya.
"Alhamdulilah baru beberapa bulan berjalan cucian kita terus dikunjungi pelanggan. Baik dari kalangan menengah kebawah hingga menengah keatas. Lagi puLa disini selalu mengutamakan kebersihan dan pelayanan memuaskan. Dijamin deh motor kinclong,"katanya sedikit promosi.
Pria yang akrab disapa Yono ini juga mengatakan, pihaknya selalu mengedepankan pelayanan terhadap pelanggan. Bahkan kata dia, pihaknya siap menerima kritik dan saran apabila pelayanan ditempatnya kurang memuaskan.
"Apapun permintaan pelanggan akan kita penuhi. Kalau motor tidak bersih cepat beritahu kami. sebab kita tidak mau pelanggan kecewa. apalagi disini selalu mengutamakan kebersihan dan pelayanan mumpuni,"jelasnya.
Yono mengungkapkan, sebagai salah satu cucian yang konsisten mengutamakan kebersihan, Ia selalu memperhatikan motor pelanggan setelah selesai dicuci. Menurut Yono ia selalu menekankan pada karyawannya agar memperhatikan motor yang selesai dicuci hingga kesela-sela bagian motor.
"Disini kita mempunyai 3 karyawan yang siap melayani pelanggan semaksimal mungkin. sesuai dengan moto kita CLBK, Cepat, Licin, Bersih, Kilat,"sebut ayah satu anak ini.
Dijelaskannya, cucian yang dimilikinya ini dilengkapi dengan snow wash yakni, cuci salju menggunakan sampo khusus yang didatangkan langsung dari luar daerah seperti Jambi dan Surabaya. Bahkan kata Yono, sampo tersebut mempunyai kualitas yang berbeda dibanding sampo yang dimiliki cucian lain. Sebab sampo ini terasa lembut dan tidak menghilangkan warna cat motor.
"Ya, sampo yang kita miliki ini mempunyai kualitas terjamin. selain dapat membuat motor bersih, sampo ini juga wangi,"akunya.
Tak hanya itu, demi memanjakan pelanggan disini juga menerima cuci mobil dan karpet. untuk cuci mobil sendiri pelanggan dikenakan biaya Rp.30 Ribu sedangkan karpet, permeternya Rp.6 Ribu.
"B-Clean juga melayani tempel ban. Jadi bagi pelanggan yang ingin menempel ban disini sudah tersedia. Selanjutnya setiap pelanggan yang mencuci motor disini, kita selalu mengecek ban motornya. apabila ban motornya kurang angin, kita memberikan angin secara cuma-cuma," pungkasnya.(yaz)
"Nah" bagi anda yang ingin mendapatkan motor bersih dan kinclong, silahkan kunjungi B-Clean yang beralamatkan dijalan Kesehatan Pematang Kandis Bangko. Atau hubungi kenomor 085266206358.
Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com