• TONI IRWAN JAYA SH. CALEG DPRD MERANGIN DAPIL 1

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • KREASI FLORIST KABUPATEN MERANGIN.

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Izhar Majid Pantau Pemilihan Ketua RT di Kel. Dusun Bangko

Merangin | fokusinfo.com : Ketua Komisi II DPRD Prov. Jambi, Izhar Majid ikut memantau pemilihan ketua RT 40 RW 08 Lingkungan Mensawang Kelurahan Dusun Bangko yang dilaksanakan pada kamis 11 Maret 2021.

Kehadiran pria bersahaja itu disambut hangat oleh panitia dan warga sekitar yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Izhar Majid dalam wejangan atau arahannya meminta agar proses pemilihan mengedepankan sikap demokratis. Dia juga berpesan kepada panitia agar menjaga transparansi penyelenggaraan sehingga kedepannya tidak menimbulkan konflik ditengah masyarakat.

‘’Bagi masyarakat, pilihlah calon ketua RT yang diyakini mumpuni dalam segala bidang. Mungkin bagi sebagian orang menganggap RT itu skala kecil, tapi sebenarnya ketua RT memiliki tanggung jawab yang besar karena bersentuhan langsung dengan masyarakat yang majemuk,” kata Izhar Majid.

‘’Kepada siapapun yang kelak memenangkan pertarungan ini, dapat mengemban tugas dengan optimal untuk kemajuan wilayah kita ini,” tambahnya

Sementara itu Ketua panitia pelaksana, Dede Riskadinata mengucapkan terimakasih karena dalam proses pemilihan tersebut dipantau langsung oleh Izhar Majid selaku ketua komisi II DPRD Prov. Jambi sekaligus owner kaplingan perumahan diwilayah tersebut.

‘’Merupakan suatu kehormatan bagi kami dipantau langsung oleh Pak Izhar Majid. Kebetulan beliau itu pemilik kaplingan perumahan di wilayah RT sini,” kata Dede.

Dede menjelaskan, dalam pemilihan saat itu ikut bertarung oleh dua orang warga RT 40 bernama Suherman dan Antoni. Selama proses pemilihan berjalan lancar. (*)

Reporter : AmriSohib

Redaktur : TopanBohemian

 

 

Share:

Impikan Pasar yang Tertib, Pemdes Pinang Merah Bidik DAK

Pamenang Barat | fokusinfo.com : Keadaan pasar Desa Pinang Merah (B1) Kecamatan Pamenang Barat saat ini belum terlalu tertib. Pantauan media ini dilokasi khususnya pada ‘hari pasar’ masih banyak terlihat para pedagang yang berjualan di pelataran pertokoan bahkan hingga ke bibir jalan sehingga kerap menimbulkan kemacetan.

Menyadari itu, Pemdes (Pemerintah Desa) Pinang Merah berniat akan melakukan penertiban. Tapi jangan salah sangka, penertiban yang dimaksud bukanlah menggusur melainkan penataan pasar dan upaya untuk membangun sejumlah fasilitas umum lainnya dengan harapan terciptanya suasana pasar yang tertib sehingga proses jual beli berlangsung nyaman baik bagi penjual, pedagang maupun pengguna jalan.

Salah satu langkah untuk mewujudkan impian itu adalah upaya mendapatkan bantuan pusat yaitu DAK (Dana Alokasi Khusus). Pemdes Pinang Merah telah menyampaikan proposal kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Merangin pada Januari 2021 lalu.

‘’Proposal telah kami ajukan melalui Dinas Koperindag (Sebutan umum DKUKMPP, red). Saat ini kita tengah melakukan tahap pelengkapan proposal,” ujar Arsadi, Kades Pinang Merah, Selasa 9 Maret 2021.

Demi terciptanya transparansi program, Pemdes Pinang Merah telah pula melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat melalui sejumlah unsur pemerintahan desa dan organisasi di desa tersebut seperti Karang Taruna, PKK, perangkat desa hingga BPD.

‘’Sosialisasi terhadap tindak lanjut proposal telah kami gelar pada Selasa 9 Maret 2021 di kantor pasar desa. Semua pihak yang diundang datang. Disana kami jelaskan tujuan proposal tersebut. Kami juga mengundang pihak desa Tambang Emas sebagai referensi karena mereka telah duluan mendapatkan DAK tersebut, dan kami juga mengundang konsultan untuk menyampaikan tata kelola pasar yang memenuhi standar nasional. Dan Alhamdulillah semua yang hadir pada kegiatan sosialisasi itu setuju,” terang Arsadi.

Arsadi juga menjelaskan, dalam tahap pelengkapan proposal pihaknya akan membuat desain dan RAB usulan yang disusun oleh tim pembantu perencanaan desa.

‘’Setelah lengkap kelak maka akan disampaikan lagi ke Koperindag, setelah itu kami akan mengikuti arahan mereka. Dan bila usulan itu dikabulkan maka proses pembangunan akan dimulai tahun depan,” sambung Arsadi.

Masih bersama Arsadi, pembangunan yang diharapkan dalam usulan tersebut adalah sanitasi yang didalamnya seperti drainase, pengerasan jalan, pengerasan pelataran, tempat pembuangan sampah hingga pembangunan los pasar dan pujasera (pusat jajanan serba ada).

‘’Bila terbangun sesuai rencana dibarengi dengan acuan Perdes, maka otomatis PADes juga akan meningkat dari sebelumnya,” tutup Arsadi, yang belakangan diinformasikan akan menyelesaikan jabataannya pada pertengahan tahun depan, namun tetap konsisten membuat perencanaan yang inovatif demi kemajuan Desa Pinang Merah. (*)

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Bencana Hujan Angin Kencang, UMKM Kerupuk Jangek ‘Kayo’ Berantakan

Merangin | fokusinfo.com : Kencangnya hembusan angin disertai hujan pada sore Senin 8 Maret 2021 di Kota Bangko membuat sejumlah fasilitas masyarakat rusak. Salah satunya dialami oleh UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kerupuk Jangek ‘Kayo’ yang terletak di belakang BTN LP Kelurahan Dusun Bangko.

Owner Kerupuk Jangek Kayo, Dede Riskadinata mengatakan saat kejadian dirinya tidak berada di tempat. Dia buru-buru pulang saat istrinya Yetni Kartika menginformasikan bahwa tempat produksi kerupuk jangeknya porak-poranda terkena terjangan angin.

‘’Dalam hujan saya buru-buru pulang. Sampai di lokasi sudah berantakan seperti ini. Tapi alhamdulillah tidak ada korban. Keluarga dan para karyawan sehat wal afiat,” kata Dede.

Menurut Dede, untuk sementara pihaknya akan menghentikan produksi kerupuk jangek. Maka dia berharap kepada para konsumen agar memaklumi jika dalam beberapa waktu kedepan pasokan kerupuk jangek Kayo akan hilang dipasaran.

‘’Konsumen kami ada hampir diseluruh kota dalam provinsi Jambi. Kami harap bersabar terlebih dahulu menjelang perbaikan fasilitas produksi selesai diperbaiki,” tutupnya.(*)

Reporter : AmriSohib

Redaktur : GondoIrawan

 

 

Share:

‘Audiensi’ ke Ketua DPRD Merangin Batal, Ketua Komisi II DPRD Jambi ‘Open Hands’ | 12 Tahun Ngurus Sertifikat

Merangin | fokusinfo.com : Jumat, 5 Maret 2021, 5 orang warga Desa Mampun Baru Kecamatan Pamenang Barat tergopoh-gopoh menuju kota Bangko. Mereka adalah perwakilan dari 80an warga yang mengurus penerbitan sertifikat tanah R.

Tujuan mereka ke Kota Bangko tak lain karena mendapatkan informasi bahwa Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi bersedia menemui mereka ba’da Sholat Jum’at untuk ‘audiensi’ terkait polemik ‘12 Tahun Ngurus Sertifikat’.

Baca Juga : Rp.170 Juta Lebih Uang Warga Desa Mampun Baru Bakal ‘Diperkarakan’ | 12Tahun Ngurus Sertifikat

Namun setibanya di Bangko mereka kecewa, informasi dari seorang perantara, Herman Efendi mendadak membatalkan pertemuan karena ada kegiatan di tempat lain yang tidak bisa ditinggalkan.

‘’Kami diberitahukan Pak Ketua DPRD minta maaf karena ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan, dan berjanji akan datang sendiri ke Desa Mampun Baru sebagai bentuk permohonan maafnya. Ya walau kecewa tapi kami hormati keputusan beliau, kami juga menyadari pastilah beliau memiliki jadwal yang padat,” kata Sudaryono, salah seorang perwakilan warga.

Secara kebetulan, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi Fraksi Partai Hanura, Izhar Majid berada di kota Bangko. Setelah melakukan komunikasi, Izhar Majid atau biasa disapa Bang Montok bersedia meluangkan waktu privasinya untuk menemui para perwakilan warga Desa Mampun Baru itu.

Pertemuan berlangsung hingga sore disalah satu kedai ternama di pusat kota Bangko. Pantauan media ini Izhar Majid tampak fokus menyimak penyampaian para perwakilan warga tersebut. Sesekali Izhar Majid memberikan masukan.

‘’Jadi inikan baru pernyataan sepihak, inti persoalan harus diketahui terlebih dahulu dimana dan atau apa kendalanya sehingga warga belum juga mendapatkan sertifikat yang dimaksud,” kata Izhar Majid sesaat setelah pertemuan usai.

‘’Insyaallah kalau tidak ada halangan senin pekan depan saya sendiri yang akan mempertanyakan perihal ini ke pihak-pihak terkait bahkan ke leading sektornya,” tambahnya.

Sementara itu dalam rentang waktu pertemuan antara perwakilan warga dan Izhar Majid, media ini sempat melihat akun facebook bernama Try H Efendi Ksp yang diduga dikendalikan oleh Ketua DPRD Merangin Herman Efendi atau lebih akrab disapa Abong Fendi tengah melakukan pengaktifan fitur ‘sedang siaran langsung sekarang’.

Dalam siaran langsung itu tampak figur diduga mirip Herman Efendi tengah duduk dan didepannya terdapat sebuah mikrofon. Terdengar juga suara diduga mirip suara Herman Efendi yang sedang bernyanyi. (TimInvestigasi)

Redaktur : TopanBohemian 

Share:

Rp.170 Juta Lebih Uang Warga Desa Mampun Baru Bakal ‘Diperkarakan’ | 12 Tahun Ngurus Sertifikat

Merangin | fokusinfo.com : Sudaryono seorang warga Desa Mampun Baru membeberkan untuk mengurus sertifikat tanah R, para warga pemohon yang berjumlah 80an itu telah mengeluarkan sejumlah uang dengan total lebih dari Rp.170 juta.

Dari nominal itu telah diserahkan ke sejumlah oknum pengurus yang lama (panitia) dan pihak eksternal (warga bukan berasal dari desa Mampun Baru, berprofesi tertentu) yang konon disangka bisa menembus penyelesaian masalah yang mereka hadapi. Ironisnya hingga saat ini persoalan belum selesai (sertifikat belum terbit), nasib dana yang telah dikeluarkan menjadi pertanyaan.

Baca Juga : Mulyono Nyatakan Telah Perintahkan Penelusuran Keberadaan SK Bupati Yang Asli | 12 Tahun Ngurus Sertifikat

‘’Yang berat bagi kami adalah uang telah diberikan tapi sertifikat tidak terbit. Bila memang tidak bisa mengurusnya maka kami ingin uang dikembalikan,” kata Sudaryono yang kebetulan dipercaya oleh para pemohon sertifikat tanah R untuk menjadi pengurus menggantikan pengurus sebelumnya.

‘’Sebenarnya selama ini kami kerap jalin komunikasi kepada pihak-pihak yang kami percayakan bisa menyelesaikan persoalan ini. Kami telah bilang usahakan selesai. Tapi kalau merasa berat maka tolong kembalikan uang kami itu,” tambahnya.

Sudaryono menegaskan, dalam beberapa hari kedepan dirinya beserta pengurus yang baru akan mendatangi Polres Merangin untuk melaporkan persoalan yang mereka hadapi.

‘’Saat ini kami tengah mengumpulkan alat bukti seperti berita acara, kwitansi dan lainnya. Kemungkinan Senin pekan depan kami akan lapor ke Penegak Hukum,” tegasnya. (TimInvestigasi)

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Mulyono Nyatakan Telah Perintahkan Penelusuran Keberadaan SK Bupati Yang Asli | 12 Tahun Ngurus Sertifikat

Merangin | fokusinfo.com : Mulyono, Kabag Pemerintahan Setda Merangin menyatakan telah melaksanakan rapat dan memerintahkan pihak desa untuk menelusuri dimana keberadaan SK Bupati yang asli, terkait polemik sejumlah warga Desa Mampun Baru yang telah menunggu 12 tahun untuk bisa mendapatkan Sertifikat tanah R (Restan).

Baca Juga : Pihak BPN Sebut Dokumen Warga Mampun Baru Belum Lengkap | 12 TahunNgurus Sertifikat

‘’Beberapa waktu yang lalu kita telah melakukan rapat, saya sudah perintahkan untuk menelusuri kembali dimana keberadaan SK Bupati yang asli sesuai yang diminta oleh pihak BPN,” kata Mulyono via telpon pribadinya, Rabu 3 Maret 2021.

Menurutnya, karena SK Bupati telah terbit maka tidak mungkin Pemkab kembali menerbitkan SK Bupati yang baru. Maka diharuskan mencari terlebih dahulu dokumen tersebut.

‘’Bukti bahwa SK Bupati itu sudah terbit adalah fotocopy nya ada. Dulu itu leading sektornya adalah Disosnakertrans, Kadisnya Pak Hambali. Tapi sekarang Disosnakertrans sudah tidak ada lagi. Tapi orang-orang (pejabat) nya masih ada, mereka yang lebih paham. Sementara di bagian pemerintahan tidak ada berkas tersebut,” tuturnya.

Informasi yang media ini peroleh dari berbagai sumber, kala itu telah terkumpul dana sekira Rp.176 juta bersumber dari 84 pemohon penerbitan sertifikat tanah R untuk biaya kepengurusan. Dalam konteks itu Mulyono tidak mau berkomentar lebih jauh. (TimInvestigasi)

Redaktur : TopanBohemian

Share:

Kemenag Merangin Apresiasi Langkah Izhar Majid (Montok) Bantu MDTA Nuruddin Dusun Bangko

Merangin | fokusinfo.com : Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin mengapresiasi Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi Fraksi Partai Hanura, Izhar Majid atau biasa disapa Bang Montok yang telah mengunjungi Madrasah Diniyah Takmiliyah Alawiyah (MDTA) Nuruddin Kelurahan Dusun Bangko, beberapa waktu yang lalu.

Kunjungan Bang Montok kala itu selain mempererat silaturahmi juga memberikan bantuan berupa fasilitas moubeler untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca juga : ‘Keterlaluan’, Izhar Majid Montok Bikin Haru Warga MDTA Dusun Bangko

‘’Kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi tindakan Pak Izhar Majid yang telah memberikan bantuan kepada Madrasah Diniyah Takmiliyah Alawiyah Nuruddin di Dusun Bangko. Semoga bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan optimal oleh pihak Madrasah,” kata Kamenag Merangin, H Marwan Hasan.

Marwan mengungkapkan status MDTA Nuruddin tersebut berada dibawah naungan Kemenag, dikelola oleh swasta dan lembaga pendidikan serupa itu, cukup banyak tersebar di Merangin.

Lebih jauh, Marwan mengatakan kondisi fasilitas MDTA di Merangin tidak semuanya baik apalagi yang berdiri jauh dari perkotaan. Menurutnya karena status MDTA kebanyakan dikelola swasta maka membutuhkan peran serta masyarakat sekitar terutama para darmawan untuk memperhatikan agar kelangsungan proses belajar mengajar di lembaga tersebut bisa terus berjalan dengan baik.

‘’Madrasah Diniyah Takmiliyah Alawiyah itu adalah satuan pendidikan keagamaan Islam non formal tingkat dasar sebagai pelengkap bagi sekolah dasar atau sederajat. Dan biasanya dikelola oleh swasta. Jadi selain dana operasional dari Kemenag, juga peran serta masyarakat terutama para darmawan sangat dianjurkan untuk kelangsungan proses belajar mengajar yang baik,” tutupnya.(*)

Reporter | Redaktur : TopanBohemian

Share:

Pihak BPN Sebut Dokumen Warga Mampun Baru, Belum Lengkap | 12 Tahun Ngurus Sertifikat

Merangin | fokusinfo.com : Puluhan warga Desa Mampun Baru (B5) Kecamatan Pamenang Barat mengeluh, sertifikat tanah Restan (biasa disebut tanah R) yang mereka idam-idamkan sejak melakukan pengurusan pada 2009 hingga saat ini belum juga terbit.

Baca Juga : 12 Tahun Ngurus Sertifikat Belum Juga Terbit, Dialami Warga Mampun Baru

Seorang pegawai senior di kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) Merangin yang disebut-sebut bernama Mutarom, melalui sambungan telpon menjelaskan duduk persoalan kasus tersebut.

‘’Setahu saya dulu itu ada yang selesai dan ada juga belum, lalu sisanya (yang belum selesai) mengajukan kembali kepada BPN agar mereka bisa mendapatkan sertifikat. Setelah kami teliti rupanya ada dokumen yang belum lengkap, dan bisa dibilang hingga saat ini dokumen yang dibutuhkan itu belum kami terima,” terang Mutarom.

Mutarom menjelaskan, dokumen yang dimaksud adalah SK asli dari Bupati Merangin, menurutnya dokumen itu sangat penting sebagai dasar penerbitan sertifikat.

‘’Jadi berkas atau dokumen yang diserahkan kepada kami kala itu adalah foto copy SK Bupati tanpa ada lampiran daftar nama penerima. Sebenarnya SK Bupati yang foto copy itu bisa saja kami terima tapi harus dilegalisir terlebih dahulu, ibaratnya seperti ijazah lah, harus ada legalisir dari pihak terkait dalam hal ini dari Bagian Pemerintahan,” tuturnya.

‘’Yang pegang SK asli itu kemungkinan pengurus lama dulu. Jadi terus terang kita di BPN tidak berani proses sebelum adanya SK yang asli atau yang telah dilegalisir. Dan sebenarnya kita telah melaksanakan pengecekan ke lokasi, hanya SK Bupati itu saja lagi kendalanya,” tambah Mutarom.

Sementara itu terkait isu pihak pengurus telah menyetorkan uang kepada pihak BPN dengan nominal puluhan juta, Mutarom mengaku tidak tahu. (TimInvestigasi)

Redaktur : TopanBohemian

Share:

‘Keterlaluan’, Izhar Majid (Montok) Bikin Haru Warga MDTA Dusun Bangko

Merangin | fokusinfo.com : Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi Fraksi Partai Hanura, Izhar Majid atau biasa disapa Bang Montok mengunjungi Madrasah Diniyah Takmiliyah Alawiyah (MDTA) Nuruddin Kelurahan Dusun Bangko, Senin sore 1 Maret 2021.

Kedatangan Bang Montok beserta rombongan disambut antusias oleh warga MDTA yang terdiri dari para pengurus, guru dan siswa MDTA serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Setelah menyampaikan maksud kedatangannya yaitu menyambung dan mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan bantuan berupa fasilitas meja belajar, suasana mendadak penuh haru.

‘’Alhamdulillah kebetulan saya ada rezeki sedikit. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” singkat Montok.

Informasi yang media ini peroleh, bantuan dari putra kelahiran Pamenang itu berjumlah 10 set meja belajar dengan ukuran standar.

”Jadi kala itu saya mendapat informasi bahwa di madrasah ini fasilitas meubelernya minim sehingga mengharuskan siswa belajar di lantai. Sungguh saya merasa sangat prihatin, jadi saya didukung penuh oleh keluarga memutuskan untuk memberi bantuan meja belajar ini,” katanya.

Bang Montok juga berharap bantuan yang diberikannya tersebut menjadi stimulan tersendiri  bagi masyarakat khususnya para pejabat di Pemerintahan Merangin untuk memperhatikan kondisi ruang belajar disekitaran mereka. (*)

Reporter | Redaktur : TopanBohemian

 

 

 

 

Share:

12 Tahun Ngurus Sertifikat Belum Juga Terbit, Dialami Warga Mampun Baru

Sejumlah warga Mampun Baru saat menceritakan kronologis peristiwa 

Merangin | fokusinfo.com : Puluhan warga Desa Mampun Baru (B5) Kecamatan Pamenang Barat mengeluh, sertifikat tanah yang mereka idam-idamkan sejak melakukan pengurusan pada 2009 hingga saat ini belum juga terbit.

Suriyanto, salah seorang warga mengatakan dirinya beserta puluhan warga lainnya telah mengeluarkan sejumlah uang yang diserahkan kepada pihak panitia untuk mengurus sertifkat.

‘’Sudah lama sekali, awal kami mengurusnya sejak tahun 2009,” kata Suriyanto.

Meski demikian, dirinya tetap berharap sertifikat yang telah dijanjikan tersebut bisa segera didapatkan. Atau bila tidak maka uang yang telah disetorkan tersebut segera dikembalikan.

‘’Kami ya berharap lah agar segera bisa memiliki sertifikat itu. Sebagai bukti kepemilikan yang sah bagi kami. Bila memang tidak mampu maka kami harap kembalikan segera uang yang telah kami setorkan itu,” tambahnya. (*)

Reporter : GondoIrawan

Redaktur : TopanBohemian

 

Share:

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pembaca

Advertisement

YouTube Fokus Info VisuaL

Popular Posts

Blog Archive

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

BTemplates.com